Kontroversi Mobil Murah Di Indonesia



mobil murahSetiap orang berhak untuk hidup sejahtera dan tiap orang berhak untuk memiliki mobil. Tidak ada yang salah dengan opini tersebut . Namun jika kita melihat jalanan di ibukota Jakarta dan beberapa kota besar lainnya, macet sudah tidak terelakkan. Jarak tempuh yang tadinya bisa dilalui hanya 15 menit kini harus ditempuh paling tidak 30-45 menit.

Pertumbuhan penjualan mobil 3 tahun belakangan ini memang meningkat pesat. Tidak perlu melihat data penjualan tiap perusahaan penjualan mobil, nyatanya di jalanan makin dipenuhi dengan mobil-mobil baru. Saking banyaknya kode akhiran plat nomor pun sudah menjadi tiga digit untuk Jakarta.

Melihat kondisi ini pemerintah tetap akan menjalankan program mobil murahnya. Kontroversi kemudian muncul melihat hal ini. Banyak pengamat yang berpendapat jika kebijakan pemerintah hanya akan menguntungkan pihak asing saja dan akan menambah kesemrawutan Ibukota.  Dengan harga mobil yang sekarang saja animo masyarakat untuk membeli kendaraan beroda empat ini sudah tinggi. Apalagi jika mobil murah diluncurkan dengan kebijakan yang tidak bijak sama sekali dengan kondisi saat ini.

Definisi Mobil Murah

Apakah mobil murah itu? Mobil murah menurut Ketua Umum Gaikindo adalah mobil yang dipasarkan di Indonesia yang range harganya berkisar antara 75- 120 Juta rupiah. Murahkah? atau terjangkau? belum ada definisi yang jelas pula perihal ini.

Menurut Menteri Perindustrian MS Hidayat  mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) ini sudah direncanakan tiga tahun yang lalu. Kementerian keuangan pun sudah menggodok regulasi dan insentif produsen mobil murah. MS Hidayat juga menambahkan jika mobil murah ini diperuntukkan untuk masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah. Mobil murah juga diatur agar tidak menggunakan premium tapi menggunakan pertamax.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah kebijakan ini pro rakyat? Lucunya jika memang kebijakan ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menengah kebawah lalu kok wajb memakai pertamax. Dengan harga premium yang sekarang saja masyarakat sudah merintih, apalagi diwajibkan menggunakan pertamax yang harganya jauh lebih mahal.

Pemerintah seolah memasang bom waktu yang akan menghancurkan bangsa ini dengan sendirinya. Makin lama peraturan dan kebijakan yang dibuat pemerintah seperti tombol self destruction yang tinggal menunggu waktu akan menghancurkan segalanya.

Kebijakan mobil murah juga ditentang karena bertentangan dengan kebijakan pemerintah sebelumnya tentang mobil nasional atau disingkat mobnas. Kurang lebih tiga tahun mobil nasional direncanakan, dan sudah banyak prototype dari mobil buatan Indonesia ini yang dibuat namun pemerintah justru kurang mendukung pertumbuhan  mobil buatan Indonesia ini.

Mobil Murah Atau Mobil Nasional

Pertentangan pun makin melebar karena belum ada definisi yang jelas soal mobil nasional. Apakah mobil nasional 100 persen buatan Indonesia baik spare part body dan lain-lainnya. Apakah mobil nasional yaitu proyek mobil yang bermerk ke-Indonesian tapi aslinya buatan negara lain seperti Timor dahulu? Masih belum jelas.

Meskipun masih diperdebatkan nyatanya perusahaan raksasa sekelas Honda , Toyota, dan Daihatsu sudah meluncurkan mobil-mobil murahnya. Saat ini saja sudah ada 3000 mobil murah yang sudah beredar dipasaran.

 

 

Posted in Artikel Otomotif :: Kata Kunci: , , , , , 1 Comment